Ceker Ayam ala Dimsum

Sejak bergabung dengan  Infonesian Foodblogger  di facebook, saya semakin kaya akan resep memasak. Beliau-beliau yang tergabung disana memil...

Sejak bergabung dengan Infonesian Foodblogger di facebook, saya semakin kaya akan resep memasak. Beliau-beliau yang tergabung disana memiliki kemampuan yang (kalo kata anak muda mah) "juwaraaaakkkkkk" . Setiap hari selalu ada saja update-an resep dari para Suhu dan setiap hari pula saya minder. Kemampuan saya masih seujung kuku :(

Tapi, tenang. Saya tetap gigih untuk mencoba berbagai resep masakan yang selalu menggugah selera. Salah satu blog yang saya kagumi mulai dari resep dan foto-fotonya adalah blog milik Mbak amal . Foto-fotonya keren dan selalu mampu menggugah perut untuk berdemo alias lapar.

Bagi saya, memasak adalah sebuah kebanggaan. Bisa memasak dan mampu membuat mereka menyukai masakan saya merupakan penghargaan yang luar biasa. Memasak merupakan sebuah karya. Hasil karyanya adalah makanan itu sendiri. Jadi, saya begitu menghargai dapur dan masakan setiap orang. :)

Sungguh, satu hal yang menyakitkan bagi saya didunia ini bukanlah ditinggal kekasih pergi. Melainkan, hasil jerih payah memasak saya tidak dimakan dan dihina. Kedua tindakan itu mampu melukai perasaan saya. Rasa cinta saya pada sebuah masakan melebihi rasa cinta saya pada pasangan, nampaknya.

Maka, untuk kalian para lelaki, jika perempuanmu telah membuatkanmu sebuah makanan, makanlah. Jangan membuat hatinya bersedih hanya karena kamu tidak memakannya.
Perempuan tidak meminta masakannya dibayar. Cukup kalian makan dan berkata terimakasih telah memasakkannya, itu sudah lebih dari cukup. Pernah dengar kata-kata, "kalau perempuan belajar masak, bilang aja enak. Meskipun masakannya keasinan, hambar, kemanisan ataupun tidak enak. Supaya dia nggak minder dan tetap semangat belajar masak". Bahwa itu benar adanya kawan. Saya sering dengar ibu-ibu mengatakan hal itu kepada anak laki-lakinya yang baru menikah. :D

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Sudah tiga hari saya ngidam makan ceker. Iseng googling aneka olahan ceker, akhirnya saya menemukan resep yang membuat saya paling ngiler. Iya, resep milik mbak Amal : Ceker Ayam Saus Tiram ala Dimsum . Maka saya pun segera pergi ke Superindo untuk membeli ceker. Nggak tahan godaannya hihihi

Dengan sedikit modifikasi alias tambah-tambah bahan, maka jadilah :

CEKER AYAM ALA DIMSUM
Resep modifikasi

Bahan :
- 400 gr ceker ayam
- 4 siung bawang putih
- 3 cm jahe
- 5 buah cabe rawit merah
- 3 buah cabe keriting
- 10 potong tipis gula merah (1 sdm gula merah)
- 1 sdm gula putih
- 1,5 sdt garam
- 2,5 sdm saus tiram
- 2,5 sdm saus tomat
- 2,5 sdm sus sambel
- 2,5 sdm kecap manis
- 1,5 sdm saos raja rasa
- air putih biasa untuk merebus ceker ayam secukupnya
- air kaldu 8 centong kecil atau kurang lebih 500ml air
- Es batu atau air es
- 1 sdm mentega

Persiapan :
1. Geprek dan cincang kecil-kecil jahe
2. Haluskan bawang putih dan garam
3. Haluskan cabe rawit merah, cabe keriting (untuk menghaluskan cabe, bisa dibantu dengan menambahkan garam supaya cepat halus)
4. Haluskan ceker hingga empuk. Saya merebus ceker kurang lebih 25 menit.
5. Setelah ceker matang dan empuk, masukkan ceker ke dalam air es agar ceker mengembang/gemuk-gemuk. Sambil merendam ceker, sayat beberapa bagian pada ceker agar ketika dimasak dengan bumbu, bumbu bisa meresap dengan baik.

Cara :
1. Panaskan mentega. Setelah mentega leleh dan panas, tambahkan bawang putih yang sudah dihaluskan. Tumis hingga berbau harum.
2. Tambahkan cabe yang sudah dihaluskan. Tumis hingga berbau harum. 
3. Tambahkan irisan gula merah. Aduk rata.
4. Tambahkan ceker ke dalam bumbu. Aduk rata hingga ceker terkena bumbu semua.
5. Masukka saus tiram, saus tomat, saus sambel, kecap manis, raja rasa, merica bubuk secukupnya dan gula. aduk hingga ceker berbaur dengan bumbu seluruhnya.
6. Tambahkan air kaldu. Aduk kembali. Tunggu hingga air menyusut dan bumbu meresap. Gunakan api kecil saja.

7. Masak ceker ayam hingga airnya menyusut dan ceker berwarna kecoklatan.


8. Jika air sudah menyusut (tinggal dikiiiiiiiit bangeeeett), matikan api dan siap disajikan!




Nikmat disajikan dengan sepiring nasi hangat. Selamat makan #timCekerAyam ! :)
Oya, ceker ayam ini nggak perlu lagi ditambahkan tepung maizena agar kuahnya kental, soalnya kuahnya udah kental sekali :D

You Might Also Like

0 komentar