Mengenal Dunia Blogging

Saya dibesarkan di keluarga yang terbuka dengan perkembangan zaman. Papa kerja di dunia yang erat kaitannya dengan teknologi masa kini. Beli...

Saya dibesarkan di keluarga yang terbuka dengan perkembangan zaman. Papa kerja di dunia yang erat kaitannya dengan teknologi masa kini. Beliau dekat dengan semua yang berkaitan dengan komputer, salah satunya internet. Sewaktu saya kecil, komputer adalah barang baru yang mewah dan jarang sekali tiap rumah punya barang itu, beda banget sama zaman sekarang. Komputer bahkan sudah bertransformasi ke dalam bentuk yang lebih ringan. Ketika itu, umur saya kurang lebih delapan tahun, saya sudah sering otak-atik komputer. Salah satu program yang sering sekali saya pakai adalah Ms. Word.

Saya sering banget bantu papa ngetik. Kadang dengan tuntutan upah atau sekedar bantu aja. Ya gitu, dari kecil udah kapitalis. Hahaha. Inget banget dulu temen  papa pernah minta tolong ketikin lirik lagu. Kira-kira lebih dari tiga ratus halaman, tebel banget. Karena saya tau kalau papa pasti banyak kerjaan dan nggak mungkin bisa kerjain itu sendirian, jadi saya nawarin papa bantuan dengan upah Rp. 250,- per lembar. Hahahaha. Lumayan lah, akhirnya kalo nggak salah saya dapet Rp. 25.000,- atau Rp. 15.000,- gitu. Terus saya tabung untuk beli baju. Hahahaha. Udah bakat dagang dari kecil kayaknya.

Nah, selain bantu papa ketikin kerjaannya, saya juga sering banget nulis cerpen. Iya, cerpen. Kadang idenya dari sekedar khayalan atau kisah nyata yang namanya saya ganti dan sedikit di dramatisir. Dulu, waktu kelas 2 SMP, saya pernah nulis cerpen yang isinya tentang persahabatan dan cinta monyet atau kadang nulis puisi trus saya print. Besoknya pasti saya bawa ke sekolah dan pamer ke temen-temen hasil tulisan saya. Tuh kan, ketahuan lagi, ternyata pamer itu bakat dari kecil juga. Hahahaha. Oya, tentunya tulisan yang saya print itu sudah saya edit sedemikian rupa dengan font yang menarik dan nggak lupa kasih border yang lucu. Kadang border bunga, apel, kupu-kupu, ah pokoknya yang lucu-luculah. Terus format paragraf yang mirip koran atau ala-ala novel. Hihihi. Kalo udah dipamerin ke temen-temen, biasanya mereka berbaik hati untuk kasih komen tulisan saya dan pasti tulisan itu dibaca bergilir sama mereka.

Waktu itu, kelas 3 SMP, disekolah sudah ada mata pelajaran Komputer, salah satu tugas dari pelajaran waktu itu adalah membuat email. Dulu dirumah masih belum punya koneksi internet. Jadilah saya pergi ke warnet. Sampai di warnet, saya bingung, apa yang harus dilakukan. Hahahaha. Karena nggak tau harus pencet apa, saya nanya ke operator warnetnya. Mas-nya pun ngajarin. Sejak saat itu, saya jatuh cinta sekali sama penemuan teknologi ini. Internet adalah salah satu hal yang saya syukuri dalam hidup ini. *lebay*

Mengenal dunia blogging,  kalau nggak salah saya sudah kenal sejak kelas 1 SMA. Saya sudah punya blog, mulai menulis dan mengotak-atik tema blog. Tapi karena saya masih labil, isi blog-nya pun nggak jelas, nggak fokus dan jarang diisi. Kebanyakan saya curhat tentang kisah pertemanan semasa SMA, kegalauan seorang gadis yang memasuki masa remaja dan pencarian jati diri. Lama kelamaan, saya rasa blog saya ini nggak bagus, jelek dan nggak informatif, lalu saya hapus. Terus terjadi berulang kali. Mungkin lebih dari lima kali. Sampai pada akhirnya, saya melihat blog salah seorang teman saya, sebut saja ilalang. Dia punya sebuah blog yang isinya curahan hati. Saya sering banget stalking blognya. Lama kelamaan, kok blog ini jadi semacam toa ya? Ya kaya kita curhat yang seharusnya hanya ke orang-orang tertentu aja, eh ini malah bisa dikonsumsi oleh orang banyak, jadinya kaya menelanjangi diri sendiri. Kemudian saya buka kembali blog milik saya. Saya baca, saya amati dan akhirnya saya hapus. Saya pikir fungsi blog bukan sekedar curhat masalah cinta dan kegalauan aja. Curhat yang nggak berbobot itu nggak menarik dan kaya yang saya bilang tadi, menelanjangi diri sendiri. Aib yang nggak seharusnya disebarkan justru malah kita bagikan tanpa sengaja. Kalo emang mau nulis dan suka curhat ya mending beli ku diary dan disimpan dalam lemari. :)

Fungsi blog itu luas. Nggak sekedar menulis dan asal punya akun. Sekarang blog bahkan bisa jadi sarana untuk menghasilkan uang. Di era digital ini, blog adalah salah satu investasi untuk masa depan. Jadi, pandai-pandailah dalam menulis dan menentukan isi blog. Okay, lanjut lagi ya...

Sebagai seorang yang labil, akhirnya di tahun 2013, saya tau hal apa yang saya sukai dan bisa disebut sebagai hobi, hal tersebut adalah memasak. Saya senang sekali memasak, belanja dan melakukan eksperimen. Hingga pada akhirnya, saya mulai membuat blog baru. Saya bertekad untuk mengisi blog ini dengan resep masakan atau hal-hal yang berkaitan dengan dapur. Mulai saat itu, pelan-pelan, saya mulai menulis di blog dan membagikannya melalui social media. 

Satu hal yang membuat saya bahagia adalah akhirnya saya tau apa yang menjadi kemampuan saya dan bisa saya bagikan kepada teman-teman

You Might Also Like

5 komentar

  1. Jadi terinspirasi buat blogging tentang makanan juga, hmm, hihi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. mari mbak meramaikan dunia kuliner indonesia melalui blog. hihihi

      Delete
    2. yaampun, maaf ya mas :((((

      Delete