Menu Food Combining 1 : Urap

Sebenarnya sudah lama saya melakukan food combining dengan mencoba menyesuaikan waktu makan, tapi kadang ritmenya berantakan gara-gara ini i...

Sebenarnya sudah lama saya melakukan food combining dengan mencoba menyesuaikan waktu makan, tapi kadang ritmenya berantakan gara-gara ini itu. Gagal terus gagal terus. Trus, ada yang tanya, ngapain diet begitu? badan udah kurus kok. Lah emang siapa yang mau diet? Padahal saya cuman pengen sehat aja kok. Food combining itu bukan diet, hanya melakukan kombinasi makanan yang sesuai dengan sistem cerna kita.


Beberapa minggu ini saya sudah menelantarkan skripsi dan fokus sama food combining. Cita-cita saya cuma satu, gak mau sakit. Udah gitu aja. Nah untuk menu food combining kali ini, saya masak urap. Karena berdasarkan chart food combining, sayur baiknya dimakan dengan pati.Saya rasa urap nggak melanggar peraturan food combining. 

Sebagai anak kos, tentulah saya gak boleh muluk-muluk. Saya gak bisa ikuti gaya hidup sosialita yang makan sayurnya harus impor dengan harga selangit. Jadi saya berusaha manfaatin hasil bumi negara ini untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh (bahasanya berat banget ya). Saya pilih wortel, bayam dan kacak panjang untuk sayurnya dan parutan kelapa yang diberi beberapa rempah/bumbu alias URAP. URAP ini banyak sekali kloningannya. Ada yang namanya gudangan (sayurnya mentah), trancam, megono. Wah bingung ya? Katanya yang membedakan itu bumbunya. Tapi yang saya tau, yang jelas, gudangan dan trancam itu sayurannya masih mentah. Urap yang saya masak ini, sayurnya dimasak dengan teknik blanching, yaitu sayur direbus ke delam air yang sudah mendidih dalam waktu singkat, yaa kurang lebih 1-2 menit. Ya meskipun sebenarnya dalam food combining dianjurkan untuk makan raw food supaya vitaminnya masih utuh.

Karena udah obrak-abrik buku resep dan gak nemuin catetan rumus bumbunya, jadi gak pake takaran (lagi) ya postingan kali ini. Hiks. Bumbu untuk kelapa parutnya: bawang putih, terasi, daun jeruk, kencur, garam dan gula merah dikit. Diaduk rata terus dikukus sekitar 20 menit. Wah ini wangi banget suer deh. Enak pula. Coba deh dirumah! Gak mahal juga! Gak nyampe Rp. 10.000,- beli sayurnya, bisa banget untuk 2 kali makan. Apalagi dimakan dengan tempe goreng anget! Wih sadap! Hahahaha. Yuk guys, makan sehat itu gak harus mahal kok. Asal rajin dan niat aja. Selamat mencoba :)



You Might Also Like

4 komentar

  1. salam knal mbak. yang bener food combining apa combaining ya? hehe.. oya mbak urap memang enak dan bergizi, saya juga lagi mau nyoba FC ini.. tapi gmn ya> kalau sayur mentah kan skrg banyak pestisidanya ..

    ReplyDelete
    Replies
    1. wih yaampun mbak, makasih banyak koreksinya. yang bener food combining hehehe. iya mbk, kebanyakan skrg pd pake pestisida. banyak yg nyaranin beli sayur yg organik. tp gak menjamin juga sih bebas pestisida. satu2nya cara ya bersihkan pakai cuka apel atau di-blanch aja (sayur dimasukkan ke air mendidih beberapa detik terus diangkat) hihihi

      Delete
  2. Uraaaapppp...saya sukaaaaa bgt. tp yg ga terlalu pedes..hehehe..

    ReplyDelete