Bingka Kentang

Bingka kentang adalah makanan tradisional yang berasal Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Bingka adalah kue basah yang tekstur dan bahannya mi...

Bingka kentang adalah makanan tradisional yang berasal Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Bingka adalah kue basah yang tekstur dan bahannya mirip seperti kue lumpur. Bingka bisa di temukan di berbagai penjuru Kalimantan. Meskipun kue ini adalah kue khas Banjarmasin, tapi bingka sudah menyebar di mana-mana seiring dengan menyebarnya masyarakat suku Banjar. Di Kalimantan Timur, pun teman saya tahu akan kue basah satu ini. Di sana, bingka juga menjadi salah satu primadona. Kalau di Sampit, biasanya bingka di produksi massal ketika bulan puasa. Maksudnya, dimana-mana orang berjualan kue bingka ini. Jika hari biasa, jarang sekali orang yang menjual kue ini, ya yang pasti nggak se-banyak ketika bulan puasa.

Bingka adalah salah satu makanan yang saya sukai. Dulu, di Jogja ada yang menerima pesanan kue bingka. Dua kali sudah saya memesan sama si mbak. Tapi sekarang, si mbak sudah pulang kampung ke Kalimantan. Jadi ya sudahlah, nggak ada lagi yang bisa mengobati kerinduan saya terhadap kue ini. Eh ada sih, kecuali saya bikin sendiri. Tapi kan malas ya, saya nggak pernah tau resep kue ini sebelumnya dan di keluarga saya pun nampaknya belum pernah ada yang membuat. Kalau di rumah, andalannya ya beli hehehe.

Tapi, pada suatu siang *tsailah*, sewaktu saya nonton tivi, eh muncul liputan tentang pembuatan kue tradisional di Banjarmasin. Malangnya saya, muncullah kue bingka ini sebagai salah satu kue yang akan di buat. Langsung ngiler dong saya, secara sudah satu tahun saya nggak pulang kampung, di tampakkan pula kue ini di hadapan mata. Saya pun nggak kuat, saya langsung tanya sama mbah google apa resep kue bingka. Ternyata eh ternyata saudara-saudara, nggak ada resep yang bisa di percaya. Alhasil saya coba-coba untuk mengira-ngira berapa takaran bahan untuk kue ini.

Bingka Kentang
by : Clara AD Heplin

Bahan :
3 sdm tepung terigu
300 gr kentang kukus
5 sdm gula pasir
3 butir telur bebek utuh
1 butir kuning telur bebek
1/2 sdt garam
200 ml santan
2 sdm mentega yang di cairkan
1 helai daun pandan

Cara :
1. Kukus kentang hingga matang, kemudian haluskan
2. Rebus santan, garam dan daun pandan hingga mendidih. Angkat, dinginkan.
3. Ayak tepung terigu. Campurkan gula dan kentang ke dalam tepung terigu.
4. Tambahkan santan dan mentega cair ke dalam adonan kentang dan terigu. Aduk hingga rata.
5. Kocok telur hingga mengembang. Tambahkan kocokan telur ke dalam adonan kentang perlahan-lahan. Aduk rata.
6. Panaskan loyang. Saya menggunakan loyang untuk kue lumpur, gunakan api keciiiiil sekali, amat sangat kecil. Supaya bagian dalam kue matang dan jangan lupa tutup loyang. Biar panas tertahan di dalam dan mematangkan adonan bagian atas. Angkat jika sudah matang.







This is Bingka Kentang made by Clara ! Ternyata bikinnya gampang banget, cuman banyak cucian piring *malas*. Kalau di liat dari bahan-bahannya, semua bahan hampir sama'kan kaya bahan untuk kue lumpur? Hal ini semakin menguatkan argumen saya, bahwa semua makanan tradisional di Indonesia itu berasal dari satu akar, tapi kemudian akarnya menjalar kemana-mana. Hingga mengalami akulturasi terhadap cita rasa masyarakat setempat. Pun namanya di berikan mengikuti bahasa yang di gunakan. Oya,bingka biasanya di gunakan sebagai makanan pembuka puasa. Rasanya yang manis cocok untuk mengisi perut setelah sekian lama nggak diisi makanan :)


You Might Also Like

1 komentar