5 Tips Jitu Menyimpan Uang Bagi Bujangan

Lah elah... ilang 7 bulan dari dunia blogging , ujug-ujug dateng dengan menulis financial post . Siape elu Clara? Kagak nyambung. ...



Lah elah... ilang 7 bulan dari dunia blogging, ujug-ujug dateng dengan menulis financial post. Siape elu Clara? Kagak nyambung.


BEBAS.


Sebagai seorang bujangan professional, saya termasuk dalam golongan yang seneng hahahihi nongkrong  sambil rumpik. Ditahun awal saya bekerja, uang saya selalu habis untuk membeli barang, bahkan kadang barangnyan nggak keliatan, justru duitnya yang abis. Maklum, sindrom “baru bisa cari duit sendiri”, jadi duit dihambur kesana kemari tak tentu arahnya (macam orang kaya aja sudah).  Belum habis bulan, saldo di rekening udah kembang kempis. Mepet banget untuk makan. Setelah mepet tanggal gajihan, udah mulai puasa aja. Duh bang sedih banget urip adek, seperti tidak bermasa depan (Meskipun orang bilang, perempuan nggak masalah nggak punya simpenan toh nanti hidupnya ditanggung sama suami. Iya kalo lakik kaya raya harta berlimpah? Kalo susah juga? Yassalam).

Lama kelamaan, hidup gak punya pegangan itu sakitnya bukan main. Semacam nahan kentut saat sedang berada di ruangan ber-AC, nahan pup saat ditengah jalan dan nahan perasaan rindu pada seseorang *ECIYE. Akhirnya, lambat laun, saya mulai memutuskan untuk memaksa diri menyimpan hasil kerja keras jerih payah yang Puji Tuhan, seuprit ini.

Berkaca dari tingkah polah saya yang boros, saya mau kasih tips nih. Emm... sebenarnya sih mau ngasih tips agar bisa nikah dalam waktu 1 tahun. Tapi berhubung saya aja belom nikah apalagi dinikahin, jadi lebih baik dan bijaksana kalo saya cuman ngasih tips aja gimana caranya agar uang nggak kepake untuk hal-hal yang nggak penting a.k.a ora mutu. Berikut tips untuk menahan uang supaya nggak lari kemana-mana :

1. Ikut program tabungan debet tiap bulan

Tabungan yang saya maksud adalah tabungan berjangka, tabungan yang memiliki rekening simpanan dan sumberdana. Dimana tiap bulan rekening sumberdana akan didebet dan dipindahkan ke rekening simpanan dalam tenggat waktu tertentu, sesuai keinginan kita. Tabungan berjangka ini memaksa kamu untuk selalu nyisihin uang sejumlah tertentu tiap bulan dan nggak bisa kamu tarik dengan semena-mena. Jadi uang kita aman deh dari maragodaan diskon babi buta.

Meski pada dasarnya, tabungan ini bisa kamu cairkan sewaktu-waktu kalau perlu. At least, kamu bakal ngerasa males banget mencairkannya karna harus datang ke cabang dan berurusan dengan peraturan bank yang agak cranky.Pada tabungan berjangka, selain menyisihkan uang, bunga yang ditawarkan juga lumayan loh untuk nambah uang jajan. Misalnya :

Bank Danamon punya tabungan berjangka yang namanya Cita-cita, minimal Rp. 200.000,- dengan jangka waktu 2 tahun (selanjutnya kelipatan Rp. 100.000,-) dan bunga 5% per tahun bisa menjadi pertimbagan.
Coba aja kamu itung, misalnya kamu nabung Rp. 200.000,- x 24 bulan x 5% = Berapa hayo!
Bank-bank lain pun sebenernya punya produk serupa hanya namanya aja yang beda. Tapi yang paling murah sih tabungan punyanya Danamon. Secara nggak ada biaya administrasi bulanan kaya bank-bank lainnya :p


2. Hargai berapapun jumlah uang yang ada dikantongmu
Tips untuk menjadi kaya adalah tau selah dari the art of saving your money, salah satunya adalah simpan berapapun jumlah uang yang ada ditanganmu. Karna berapapun jumlah uang itu, amat sangat berharga dimasa yang akan datang. Uang satu juta pun kalau kurang Rp. 500,- nggak bakal jadi satu juta. Jadi, simpan berapapun uang mu. Termasuk uang receh ya.

Jujur, kadang saya kalo punya uang, meskipun cuma lima ribu rupiah, tetap saya setor ke rekening. Yakan daripada uangnya nyecer, mending kita simpan. Itung-itung menggenapkan saldo di rekening.

Pokoknya, gunakan mindset :
"MONEY IS MONEY."
Berdasarkan hal ini, saya jadi lebih pelit menyikapi biaya administrasi bank yang dibebankan pada nasabah. Dulunya saya adalah nasabah Bank B*A, saat itu saya masih cuek sama uang Rp. 15.000,- yang dibebankan setiap bulannya. Lama kelamaan, saya amati, bunga di rekening saya aja nggak nutup untuk biaya administrasi, yang ada saya nombok dong tiap bulan. Belum lagi biaya pajak tabungan, jadi berapakah potongan pada tabungan pada akhirnya? Lantas saya pun hijrah ke tabungan Danamon lebih. Keuntungannya? Nggak ada biaya administrasi dong! Bunga di rekening juga bisa nutupin pajak tabungan. Ehe, gak nombok lagi deh. Uang di rekening pun nggak kepotong.


3. Beli Emas
Nah ini adalah saran dari mbak kantor, agar uang nggak lari kemana dan tetap menjaga uang untuk nggak ilang cuman untuk beli sendal yang bakal rusak atau baju yang bakal robek, doski menyarankan untuk membeli emas.
“Beli emas yang gramnya kecil aja nggak apa” 
Misal : beli anting bayi, gelang bayi atau cincin emas yang polos aja. Inget yah, tujuannya disini untuk menahan uang, belum sampai untuk mencari keuntungan. Tipsnya, beli perhiasan yang nggak banyak ukiran, karna untuk meminimalisir potongan emas kalau dijual lagi.

4. Deposito
Untuk bocah se-usia saya, mendengar deposito aja udah W.O.W banget. Eits, jangan W.O.W dulu, deposito bukan hanya untuk orang yang uangnya banyak kok. Deposito nggak harus dalam jumlah besar. Minimal nominal deposito adalah Rp. 8.000.000,- dengan bunga 6% (tergantung BI rate ya).
Meskipun bunga yang diberikan nggak banyak, tapi lumayan daripada harus mengendap didalam tabungan. Fyi, bunga ditabungan kita nggak nyampe  1%, kalau isi tabungan nggak bisa 8 digit angka.

Nah, setelah ikutan tabungan berjangka dan beli emas dengan gram yang kecil, otomatis dalam jangka waktu tertentu uang mu udah terkumpul lumayan banyak dong. Nah, setelah terkumpul banyak, jangan langsung khilaf ya. Mulai lagi tabunganmu dengan ikutan deposito. Satu hal yang saya pelajari dari deposito :
"Biarkan uang beruang"

 5. Goals
Kadang, yang bikin kita nggak konsen dalam menyisihkan uang adalah kita nggak punya rencana sama sekali untuk masa depan. Kadang, yang kita pikirkan hanyalah keadaan saat ini, hari ini, siang ini dan detik ini. Padahal didepan ada jalan panjang yang harus kita pikirin. Menikah, beli rumah, beli mobil, biaya lahiran anak, biaya adek sekolah, dan biaya-biaya lainnya.
"Set your goals and make plans."

Begitulah kiranya saran dari saya untuk menjaga uang kamu supaya nggak lari ke barang-barang masa kini yang abisnya cuman disini. Iya kalo kamu kelebihan duit? Kalo jajanin pacar aja masih suka bengek, jangan ngimpi bisa nikah cepet! #dikemplang

post signature

You Might Also Like

0 komentar