Karyawati Ini Mampu Membeli Dapur Mewah, Klik Disini Untuk Tau Caranya!

Siapa sih yang nggak pengen punya dapur bagus? Siapa sih yang nggak pengen punya kitchen set? Siapa sih yang nggak pengen pamer dapur bagus...

Siapa sih yang nggak pengen punya dapur bagus? Siapa sih yang nggak pengen punya kitchen set? Siapa sih yang nggak pengen pamer dapur bagus? Siapa sih yang nggak pengen feeds instagram yang isinya kitchen set ala ala? Bukan pengennya saya loh ini bukaaan #LAAAH #DIKEPLAK
Dapur yang bagus sudah pasti impian dari semua perempuan, 'kan? Bukan cuman saya yang pengen kan? Kan kan kan kan? Please jawab please...


Siapa sih perempuan yang nggak kepengen punya dapur bagus? Tsailah. Meskipun saya seorang perempuan yang bekerja, tetep aja saya pengen punya dapur bagus. Biar semangat gitu masaknya.



Berhubung rumah saya masih baru (elah pamer), pun kami belum membuat dapur. Jadi terbesit dipikiran saya untuk membuat customize kitchen cabinet. Maka tempo hari saya menyambangi showroom yang bisa bikin kitchen set. Dapur saya ukurannya cuma 2x3 atau kalau bikin kitchen set bentuk U, ukurannya cuman 1,5m x 3 x 2m. Saya minta mas-nya untuk membuat model kitchen set untuk dapur saya. Setelah dibuat dan dihitung-hitung, ternyata harga yang harus dibayarkan adalh Rp. 33.000.000. Dengan rincian harga sebagai berikut :

Harga set bawah : Rp. 1.700.000/m
Harga set granit : Rp. 1.900.000/m
Harga set atas : Rp. 1.200.000/m
Intinya, pembuatan kitchen set saya adalah Rp. 33.000.000,-

"WOW"

Sumpah ini harga yang sangat fantastis bagi saya. Seorang buruh kantoran, usia 24 tahun, belum menikah, single income, baru bekerja selama 2 tahun dengan posisi yang belum menjadi atasan. Bagi saya, harga segitu mah terlalu mahal. Nggak mampu beneran kalo disuruh mbayarin mah. Dengan ini saya merasa tertampar, penghasilan saya masih kurang untuk membangun rumah tangga (kemudian muncul komentar: untuk membangun rumah tangga itu nggak butuh materi, tapi niat. Oh well)

Selain itu, ketika saya melakukan wawancara sama si mas-nya, saya tanya ;
"Mas ini awet berapa tahun? Butuh penggantian nggak ini setelah beberapa tahun gitu?"
"Ya ini paling nggak 5 tahun lagi ya harus diganti"
Saya pun langsung tertegun. Kalo gitu mah saya nggak mampu (dalem ati)
Kitchen set yang  ditawarkan adalah rangka kayu dan finishing menggunakan HPL. Serius, saya sih nggak malu mengakui kalau belum mampu untuk mbayar kitchen set itu (maklum buruh doang). Kemudian, karena memang amat sangat butuh dapur secepatnya, saya nekat ajak mama pergi ke toko bangunan, Griya Samudra. Kebetulan di Griya menjual bagian kitchen set yang udah jadi. Satu-satunya merk yang tersedia adalah merk Royal. Terbuat dari stainless dan setelah dihitung-hitung, total pembiayaan untuk membeli kitchen set siap pakai nggak semahal yang custom. Akhirnya saya minta karyawannya untuk mencatat semua yang mau saya beli. Sekalian juga saya beli keramik dan semen, supaya ntar nggak bolak balik.

Hasil belanja saya di Griya Samudra (minus kompor dan kulkas ya)
Keesokan harinya, tukang keramik pun mulai kerja untuk memasang keramik dinding. Keramik sengaja dipasang memutar atau berbentuk U. Supaya nggak keliatan aneh aja gitu :))) Tanpa saya sangka, pemasangan keramik, jalur air dan keran air bisa dilakukan dalam waktu sehari aja. Mantap lah masnya ini :))) Pun biaya untuk tukang adalah Rp. 60.000/m, total yang harus saya bayar hanya Rp. 480.000,-


Karena warna yang terlihat monoton, akhirnya saya dan mami pun berinisiatif  mengganti cat dapur dengan warna kuning. Cihuy nggak? Hehehehe. Agak nyentrik gitu akhirnya, dinding berwarna kuning dan kitchen set berwarna merah. Saya menggunakan cat merk Jotun, cukup satu kaleng bisa untuk cat ruangan ini. Itu pun berlebih banyak banget loh. Lalu siapa yang mengaplikasikannya? Jangan jadi manja tsay, kita cat tembok sendiri aja.

Si Mami, Wonder woman-nya Keluaga eike ini sih :))
Kompor dan kitchen set saya beli terpisah, karena toko yang jualnya beda yah, hehehe. Bagi yang di Sampit, mau beli kompor kaya punya saya dengan merk Winn Gas. By the way, ini adalah satu-satunya standing cooker yang dijual di Sampit, nggak bisa milih merk yang lain lagi dah, mau pesen datengnya kelamaan, yaudahlah comot yang ini aja, saya beli di toko Royal (Jl. P. Antasari, lokasinya depan hotel VIVO). Kompor ini ada 4 tungku dengan ukuran api yang berbeda, dilengkapi juga dengan oven di bawahnya. Untuk gas memang nggak ada space penyimpanannya, terpaksa gas saya akali untuk taruh di luar rumah. Bahaya nggak? Nggak bahaya, resikonya hanya gas akan lebih cepat habis karena terkena sinar matahari secara langsung dan suhu yang berubah-rubah.

Bagaimana dengan penghisap udaranya? Penghisap udara (cooker hoodjuga saya beli terpisah di toko Hokky (Jl. HM Arsyad, seberang Gedung Serbaguna). Merk Rinnai saya beli dengan harga Rp. 1.150.000,-. Bagaimana cara memasangnya? Ternyata cukup mudah, kita sendiri pun bisa memasang. Cukup bor dinding dengan mata bor dan pastikan kalau pischer yang dipasang benar-benar kuat, lalu cantolkan unit pada lubang yang sudah tersedia. Gampang!
Penampakan siang hari sebelum dilengkapi dengan rak atas
Untuk seluruh unit kitchen set, saya beli di Griya Samudra dan seluruhnya di instalasi oleh karyawan Griya. Terimakasih Griya Samudra Sampit. Karyawannya loh mau masangin seluruh barang yang kita beli, bahkan kemarin sampai jam 21.00 WIB pun mereka masih mau bantu pasangin loh.


Nah supaya dapur saya nggak keliatan jelek-jelek banget, saya akalin aja dengan memasang lampu strip LED yang ditempel dibawah bagian kitchen set supaya kelihatan lebih mewah gitu. Karena biasanya aksen lampu selalu memberikan efek fancy dan luxury. Lampu yang saya beli adalah merk Philllips, dijual dengan harga Rp. 108.000 dan jangan lupa untuk membeli travo yang digunakan untuk menghubungan antara listik dan LED strip, dijual dengan harga Rp. 115.000,-


Hasilnya...


Belum begitu lengkap, karena masih baru dan masih butuh waktu untuk ngumpulin barang-barangnya tsaaaayyy... Kebetulan belum ada waktu untuk pergi keluar kota jadi pake yang ada aja dulu lah ya.

Hasil foto yang belum maksimal dikarenakan sedang sibukdotcom
Jujur saya sangat senang sekali, karena saya bisa memangkas pengeluaran saya dengan jumlah yang hampir setengah dari harga custom kitchen set namun dengan hasil yang amat sangat memuaskan HAHAHAHAHA. Total pengeluaran saya untuk membuat dapur mini tiny fancy ini hanya Rp. 12.000.000,- kurang lebihnya saya ikhlaskan aja, hihihi. Jauhkan yah bedanya?

Memang kelihatannya klontangan yah kalau bahan dari stainless ini, cuman kelebihannya selain dia lebih murah, kalau jelek atau rusak pun kita bisa tinggal buang aja. Nggak perlu merusak dinding dan ornamen lainnya. Pun dia nggak lembab, kalaupun lembab dia nggak bisa "jabuk", paling karatan atau penyok. Saya pengalaman banget sama dapur yang lembab, baunya luar biasa dan joroknya itu loh, nggak nguatin. Percuma kita bikin ruang dibawah kompor kalau akhirnya nggak bisa digunakan. Perlu juga digaris bawahi, saya membicarakan kitchen set  ini sesuai dengan kemampuan saya, pun ada kitchen set yang bagus, nggak jabuk dan nggak lembab, TAPI HARGANYA ya kudu berani. Gitu yah kira-kira?

Kalau yang masih muda kaya saya, mau punya rumah, mau punya dapur, mau liburan, ya nggak bisa ngambil yang mahal-mahal, yang biasa aja asal pinter mengolahnya. Gimana? Kan, bukan cuman jago cari duit, adek juga jago 'kan ngatur duitnya? Ehaaakk #NARSIS.

post signature

You Might Also Like

5 komentar

  1. Aku juga kalo custom agak males mba... Suka ga kira2 pasang hrg.. Trs biasanya jelek lg, cepet rusak.. Lah dapurku yg skr jg ga custom.. Jd belinya terpisah2 gini, dan ini udh 5 thb msh kuat semua.. Blm ada yg minta diganti :D. Palingan ntr kalo aku udh bosen ama wrna dan motif dinding, baru deh mikir yg barunya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mb, kadang emang kejam ngasih harganya :"((( punya mb fanny kayu atau stainless juga? Wih syukurlah ya bisa tahan sampe 5 tahun. Hemat :))

      Delete
  2. onde mande cantik kali mba dapurnya harganya jg mayan 12jeti tp ini suer bikin aku ngiler pgn bgr pny dapur cantik jd betah n bisa terus produktif dah hahaha makasi infonya mba mesti nabung kenceng nih 😂

    ReplyDelete
  3. Wah bisa ngirit sampai separuhnya yak..

    ReplyDelete
  4. ihh,,,,,cantik dan hemat ya mak :)

    ReplyDelete