KFC : Kejutan Yang Tak Diharapkan

Saya adalah salah satu penggemar KFC garis keras. Franchise ayam goreng yang merajai pasar per-ayam-gorengan di seluruh jagad raya ini, sia...

Saya adalah salah satu penggemar KFC garis keras. Franchise ayam goreng yang merajai pasar per-ayam-gorengan di seluruh jagad raya ini, siapa sih yang nggak suka? KFC merupakan sebuah gerai ayam goreng yang memiliki tekstur ayam yang kriuk dengan pelayanan yang cepat dan harganya juga terjangkau. Hampir setiap kali saya pergi makan bareng pacar, pilihan makan selalu jatuh pada KFC. Kenapa? Karena selain cepat, KFC juga terjamin mutunya. Udah pasti bersih dan nggak mungkinlah ya pake ayam tiren. Nah, kalau di KFC nih, saya selalu pesan ayam yang crispy dan minum moccha float. Sementara pacar saya selalu memilih burger dan ayam originalnya. Meski berbeda selera, tapi kami tetap jatuh cinta pada hal yang sama, yaitu kulit ayam #tsah.

KFC Donasi

Saking seringnya kami makan di KFC, sering juga saya menemukan sajian baru KFC. Iya, berulang kali saya makan di KFC, berulang kali pula saya disajikan ayam dengan penyajian barunya, salah satunya adalah ayam setengah matang. Sampai-sampai saya pikir, apakah ini menu baru KFC? Awalnya saya kira, ayam yang basah ini hanya dikarenakan uap dari ayam yang masih mengendap atau minyak goreng yang masih tersisa. Setelah lama saya amati, ternyata ini ayam setengah matang alias belum mateng. Kondisinya, daging ayam masih basah dan berwarna coklat kemerahan. Ini KFC mau mendonasikan salmonela secara gratis gitu?


Selain itu, pernah suatu kali, saya memesan OR Burger. Saat itu, OR Burger disajikan pada saya tanpa sayur, memang nggak ada sayurnya. Saya pikir mungkin sedang kehabisan. Baiklah, bisa diterima. Setelah kejadian itu, dilain waktu, saya pesan menu yang sama, ternyata tetap nggak ada sayurnya. Saya pun jadi penasaran dong, masa burger komposisinya cuman roti, daging ayam terus roti lagi. Kaya setengah niat gitu jualnya. Sekelas KFC loh masa kalah sama yang jual kebab di pinggir jalan. Kebab aja sayurnya komplit loh, nggak menipu. Jadi karena penasaran, saya pun membuka site resmi KFC, ternyata begini bentuk sebenarnya.
OR Burger Ekspektasi
Sementara OR Burger yang saya miliki?

OR Burger Realita
OR Burgernya kering kerontang bagai sayur tanpa garam kurang enak kurang seger. Seperti yang saya jelaskan tadi, Ini burger antara niat atau nggak niat dijual.

KFC BOX

Baru-baru ini KFC sedang ada menu baru, yaitu KFC BOX. Paket KFC dengan beberapa pilihan, salah duanya adalah (1) moccha float, 2 potong chicken strips, 2 potong half wings, dan nasi serta (2) moccha float, 2 potong half wings dan burger. Ekspektasi saya pada paket ini adalah saya akan untung besar. Cukup bayar Rp. 35.000, saya pun sudah bisa kenyang sekenyangnya dengan membeli paket ini. Kenyataannya, ayam yang diberikan adalah potongan kecil dan yang lebih lucu lagi, rasa ayam chrispy-nya berbeda dari biasanya. Rasanya hambar dan lagi-lagi ayamnya setengah matang. Kembali saya pertanyakan, apakah ayam setengah matang ini adalah signature dish dari KFC ataukah kru KFC terburu-buru karena banyak sekali pelanggan yang mengantri untuk membeli KFC Box?

KFC BOX without BOX
Selain masalah rasa dari KFC Box, ini juga lucu sih. KFC Box disajikan tanpa box. Sebenernya bagi saya nggak penting mau disajikan dimana aja. Cuman lucunya,  KFC melakukan campaign with box, but in fact, they didn't play with the box. Gitulah.

Apakah KFC tidak memiliki SOP?

Saya selalu aja makan ayam yg basah dan masih berwarna merah. Saya pun memakan burger yang setengah niat ini. Rasanya kurang lengkap tanpa selada dan teman-temannya. Memang kebetulan saya pergi ke gerai KFC yang berada di salah satu kabupaten kecil saja, bukan di kota besar yang banyak saingannya. Apakah hal ini terjadi karena jauh dari mystery shopper, sehingga SOP terabaikan atau karena letaknya di kota kecil sehingga dengan sengaja mengabaikan SOP atau memang dimaklumi karena letak gerai yang jauh dari kota? Atau bahkan KFC nggak punya SOP gitu?

post signature




You Might Also Like

0 komentar