Roti Sobek Beruang

Alih-alih gambarnya jadi  bear  alias beruang, kata adek saya malah kaya gambar tikus #laaahhh. Serem kali ah kalo tikus, boro-boro ma...


Alih-alih gambarnya jadi bear alias beruang, kata adek saya malah kaya gambar tikus #laaahhh. Serem kali ah kalo tikus, boro-boro makan, ngeliat aja udah suram banget.


Cara menikmati roti sobek
Cara menikmati roti sobek ala saya, yang pertama roti di celupin ke teh atau susu anget. Terus teh atau susunya di sruput deh. Sssrrpppttt... Kedua, roti di sobek-sobek kemudian di masukkan ke dalam teh atau susu anget. Jadi kaya bubur roti. Ketiga, roti sobek dinikmati bersaaman dengan selai cokelat atau srikaya. Nak nan!

Pengalaman pertama baked roti sobek
Kalau di Sampit, namanya roti gambung atau roti manis. Biasanya dipasar banyak yang jual dengan harga yang cukup murah, mulai dari Rp. 3.000,- - Rp. 10.000,-. Murah banget yah? 


Untuk pertama kalinya saya baking roti sobek. Saya berdoa banget supaya nggak bantet, hihihi. Bahan untuk membuatnya sangat mudah ditemukan dan murah banget! Saya belanja bahan diatas aja nggak nyampe Rp. 100.000,-. Kalau kalian googling atau searching resep untuk roti sobek, bisa saya pastikan ada ribuan resep diluar saya yang sudah ditulis oleh orang lain. Adalagi resep yang sudah pasti terkenal, aih, kalah deh resep di blog saya ini, hihihi. Resep yang saya gunakan sama aja kaya yang lain, saya nyontek di NCC. Hasil rotinya empuk dan lembut. Berikut saya tulis kembali ya resepnya :

Resep dasar roti:

Bahan:
500 gr    tepung terigu protein tinggi
100 gr    gula pasir
25 gr   susu bubuk
4 btr    kuning telur
11 gr   ragi instan
3 gr     bread improver
130 ml    susu cair
100 ml    air es
100 gr    mentega/margarin
1 sdt   garam 
Bahan olesan:
3 btr telur
½ sdt garam
2 sdm susu
Cara membuatnya:
- Campur semua bahan kering, kecuali garam, aduk rata.
- Masukkan susu, air dan telur, aduk dan uleni sampai rata.
- Masukkan mentega dan garam, uleni lagi sampai kalis dan elastis. Istirahatkan adonan 15 menit. Adonan siap dibentuk. Potong dan timbang adonan @ 50 gr, bulatkan sempurna. Istirahatkan 15 menit lagi, lalu dibentuk dan diberi isi. Diamkan 30 menit atau hingga mengembang. Campur semua bahan olesan, aduk rata. Oles permukaannya dengan bahan olesan. Panggang dengan suhu 180 derajat Celsius selama 20 menit atau hingga matang. Panas-panas langsung olesi permukaannya dengan mentega. 
Kalo dibaca resepnya sih mudah aja, cuman yang paling capek ya nguleni adonannya ini. Tangan sampe linu mak, mbolak-mbalik si adonan.

Adonan harus sampe kalis ya?

Penggunaan ragi

Untuk penggunaan ragi pada bahan roti, yang saya baca, ada dua teknik penggunaan, yaitu;
1. Ada yang langsung mencampur ragi dengan bahan kering
2. Ragi dicampur dengan gula pasir dan air hangat. Tunggu hingga 15-20 menit hingga ragi mengeluarkan busa. Jika ragi mengeluarkan busa, berarti ragi tersebut aktif. Tetapi jika ragi tidak berbusa, kemungkinan kondisi ragi sudah kurang baik. Segera ganti ragi dengan yang baru. Setelah ragi tersebut mengeluarkan busa lalu campurkan ragi dengan bahan lainnya.


Menunggu kembang setelah itu siap untuk dipanggang

Biar lucu, biar keliatan kreatif juga, saya sengaja bikin roti bergambar. Biar beda aja gitu, mau pamer kemampuan sama calon mother in law (nyogok). Saya pisahkan adonan untuk telinga dan aksen kaki dengan adonan untuk badannya. Supaya ntar si baby bear nggak kekurangan telinga atau kaki satupun, hihihi. Untuk mulut dan hidungnya, saya menggunakan keju lembaran dan cetak bulat kemudian ditambahkan chocochip diatasnya. Im totally talented person

Oh my baby bear

Hasilnya?
Tekstur rotinya lembut, tapi rasanya kurang manis dan kurang 'susu'. Jadi untuk adonan keduanya, saya tambahkan takaran susu bubuk dan gula putihnya. Tekstur roti masih lembut keesokan harinya, cuman agak kering aja kulit bagian luarnya (mungkin cara penyimpanannya aja kali ya yang nggak bener).

Yum!

Roti satu loyang langsung lenyap seketika dibantai sama kaum kelaparan di jam nanggung.


Kalo ngeliat rotinya, antara gemes sayang kalo dimakan sama sayang kalo cuman di foto doang. Oya, untuk adonan pertama, aksen mata dan mulut saya tempel setelah matang, tapi ternyata doski malah lengser karna licin (amatir). Pada adonan kedua, nah baru nih saya agak pinter, chocochip dan keju saya tempel diatas adonan yang sudah di olesi kuning telur, kemudian di panggang deh.

Lumayan juga yah bikin sakit pinggang bikin si baby bear ini.

post signature

You Might Also Like

3 komentar

  1. aku suak banget roti sobek dg aneka rasa isinya

    ReplyDelete
  2. ahhhh lucu bangeeeet
    jadi gak tega makan liatnya

    ReplyDelete
  3. waah lucu rotinya. aku kalau bikin roti sanggupnya seperempat kilo aja. capek nguleninya. he

    ReplyDelete