JANGAN PERGI KE MALDIVES SENDIRIAN

Tuesday, March 27, 2018

Teringat dulu zaman kuliah ngomongin Maldives. Mbak Farah Quinn saya lihat di IG bolak-balik kesana mulu. Katanya pemandangannya bagus, airnya biru dan baik untuk menenangkan diri. Saya udah ngiler jauh sebelum  liburan ke Maldives jadi happening. Maldives itu kaya surga, meki saya sendiri belum pernah ke surga sih. Tapi warna lautnya yang jernih bikin saya ter-ngowoh pengen menjajakkan kaki.

Kata orang, Maldives itu tempatnya pasangan untuk bulan madu, untuk bercinta dan menikmati waktu. Makanya tempat ini sangat berbahaya kalau dikunjungi sendirian soalnya bisa menimbulkan beberapa penyakit;
1. Iri, pengen juga punya pasangan.
2. Dengki, ghibahin pasangan lain dalam hati.
3. Cemburu, pengen juga gitu-gitu sama pasangan.
4. Kejang-kejang karna liat orang ciuman dan pelukan disana-sini.
5. Berbahaya, karena Maldives memiliki lautan yang lebih luas daripada daratan, takutnya ntar nyebur karena terjangkit penyakit diatas.

Hehehehehe

Garing yah?

Biarin.


Supaya nggak garing, nggak terjangkit penyakit berbahaya dan punya temen di Maldives, berikut tips buat kalian yang mau solo travelling dan make friends;

Ikutan ekskursi


Kamu nggak akan merasa sendirian kalau kamu ikutan ekskursi, kamu bakal ketemu turis lainnya yang sama excitednya, penasarannya dan bahagianya dengan kamu and ya... let's make friend! Kebanyakan turis disana ramah banget dan mereka mau aja temenan. Sepanjang kita mau bersosialisasi dan basa-basi, gampang banget ketemu temen. Apalagi kalo ketemu turis yang sama-sama sendirian, WEW, cocok tuh. 

Tanpa bermaksud rasis, di 4 pulau yang saya kunjungi, turis Barat adalah turis paling ramah dibanding Asia sendiri. Beberapa kali saya mau sapa turis Asia, eh mereka melengos duluan. Sementara kalau ketemu bule, mereka super ramah banget
hi
hello
how are you / where do you come from / what is your plan today / are you newlywed? ah congratulations
Tapi ada juga kok turis Asia yang bisa diajak ngobrol. Misal; tempo hari saya ketemu pasangan dari Filipina. Mereka datang untuk merayakan anniversary pernikahan yang ke 25 tahun. Kita ngobrol panjang lebar, mereka cerita tentang arti sebuah pernikahan, liburan mereka, apa yang mereka ketahui tentang Indonesia sampai pada akhirnya dikasih kartu nama. Katanya, kalau ke Filipina harus hubungi mereka dan siap untuk service jalan-jalan disana. Waah senangnya kan? Apalagi ternyata mereka adalah distributor wine di sana. Bisa dikasih sangu wine nih? Hahahahaha. 

Saya juga sempat ketemu ahjussi Korea yang jalan-jalan sama ganknya. Mereka liburan berdelapan dan kemana-mana bawa jajanan. Mereka nggak pelit buat bagi jajannya, karna kita banyak godain mereka pake bahasa Korea. Ohya, mereka juga mengucapkan chukha karna kita barusan menikah, HAHAHA.  

Saat perjalanan, saya beberapa kali ketemu turis perempuan yang datang ke Maldives sendirian. They did it dan mereka menikmatinya. Maldives bahkan aman untuk perempuan yang pengen solo travelling. Sepanjang mengikuti aturan setempat dan nggak bikin onar, you are safe.


Berbaur dengan penduduk lokal


Pada dasarnya penduduk Maldives itu ramah banget. Mereka bisa aja nyapa kamu dan nggak segan-segan untuk bantu. Satu hal sih yang saya suka banget dari Maldives, sepanjang saya jalan-jalan, dari satu pulau ke pulau lainnya, saya nggak ketemu orang yang berusaha nipu. Bahkan dengan kondisi kami kurang informasi tentang transport disana. Pun, ketika kami beli souvenir, mereka sama sekali nggak nipu harga. Dengan catatan, kalo belanja kudu pinter nawar. Satu hal yang bikin saya belanja murah adalah mereka bilang
you moeslim, I moeslim, we are brother, this is murah laa.
Salah satu clue mereka bantu saya dengan harga murah. Padahal saya nggak kasih tau sih agama apa, cuman doi tau kita dari Indonesia. Mungkin itu yang bikin mereka berpikir kita adalah muslim. Terlepas dari SARA, mereka sangat baik terhadap turis. Just ask and they will help you.

Join party

Kalau kalian berlibur di Maafushi, I do recommend to go to party. Bisa di bar hotel (tapi kalau di hotel, biasanya nggak ada alkohol karena no alcohol allowed di daratan), kalau mau mabuk dikit, biar bisa sepik sepik cewek, bisa ikutan party di Kaani Princess. Floating bar di Maafushi, nggak jauh dari pantai. Dari bibir pantai kita bakal dijemput pake boat menuju kapal yang berada agak jauh dari pulau. Boatnya nggak bayar, gratis, cuman kita harus minum atau makan di bar. Disana kita bisa berbaur dengan turis lainnya yang ya... mungkin cari temen juga?

Tenang aja,

Nggak ada yang salah pergi ke Maldives sendirian. Nggak ada juga larangan tertulis untuk mengharuskan turis pergi ke sana dengan pasangan. Nggak ada yang marah juga kalau ke Maldives cuma berteman sama kamera. Nggak ada yang salah... Nggak ada yang salah kesana nyari pasangan.

Yang salah adalah kalau muncul rasa iri melihat yang lainnya berpasangan #YEHAK





2 comments:

  1. Butuh biaya berapa ya kira2 untuk menginjakan kaki di maldives

    ReplyDelete
    Replies
    1. tergantung kak. Kalau cuma nginep di hotel biasa, 5 juta aja cukup kok ke Maldives. tapi kalo ke resort ya lebih:)

      Delete

Powered by Blogger.