Di Maldives Nggak Ada Becak? Ke Maafushi Naik Apa?

Monday, March 26, 2018

Pada umumnya, pulau-pulau di Maldives itu keci-kecil. Pulau secara keseluruhan bisa kita jangkau dengan berjalan kaki. Pun sebagian besar pulau penduduk nggak banyak kendaraan sih. Becak aja nggak ada. Mobil aja  adanya cuma di kota Male (Ibu kota negara). Kebanyakan masyarakat cukup berjalan kaki atau naik sepeda. Kendaraan bermotor jarang banget digunakan.

Agak sedikit repot sih kalau ngomongin transportasi antar pulau di Maldives. Umumnya mereka menggunakan ferry atau speedboat, becak mah nggak laku. Transportasi di Maldives itu berpusat di Male. Jadi, untuk bisa ke pulau lain, kita harus kembali memulainya di Male. Kecuali kalau kita mau merogoh kocek lebih dalam, kita bisa dengan mudah ke pulau  lainnya menggunakan speedboat. Biaya untuk menggunakan speedboat  itu nggak murah coooooyyy... Bisa 10x harga kapal ferry. Mahal kan? Sayang banget kalau dibuang cuman untuk transport doang.

Nggak ada ferry yang berlayar malam hari ke pulau penduduk; kecuali antara Hulhule (airport) - Male. Ferry berangkat setiap 10 menit sekali. Biasanya jika penerbangan kita malam hari, turis akan menginap di pulau dekat airport (Hulhumale). Yakale coooooyyyy, siapa juga yang berani malem-malem berlayar di lautan Hindia. Ngeri tinggal nama kale ah. Ihhh amit-amit *getok getok meja*.

Pulau yang biasanya dikunjungi oleh turis adalah Maafushi. Maafushi adalah sebuah pulau penduduk yang memiliki banyak kegiatan wisata. Pun beberapa vendor tour dan travel banyak berpusat disana. Saya sempat baca-baca kalau Maafushi memiliki pantai yang biru dan beberapa makanan disana lebih bisa diterima lidah Indonesia macam saya ini.  So, how to get to Maafushi? Gimana caranya pergi ke Maafushi? Naik bemo? Bajaj? Taxi? Becak? Eh, kan di Maldives nggak ada becak? Gimana dong cara untuk bisa kesana?

Let's start the journey

1. Airport - Male

Seperti yang sudah saya sebutkan diatas, becak nggak laku bahkan nggak ada di Male. Jadi untuk pergi ke Maafushi kita menggunakan ferry aja. Jika kita memulai perjalanan dari Airport (Hulhule) atau Hulhulmale, maka kita harus menyeberang dulu ke Male. Transportasi yang biasa digunakan adalah kapal ferry atau speedboat. Perbedaannya hanyalah terletak pada durasi perjalanan. Jika menggunakan ferry, waktu tempuh yang digunakan adalah 20 -25 menit, sementara jika menggunakan speedboat waktu tempuh hanyalah 8-10 menit.

Biayanya pun berbeda, untuk kapal ferry kita hanya perlu membayar 10 Rufiyaa atau 1USD, sementara untuk speedboat 2USD. 

2. Jetty, Male - Villingili, Male

Setelah sampai di jetty, maka kita harus pergi kembali ke pelabuhan Villingilli. Sebenarnya Male cukup kecil dan bisa ditempuh dengan jalan kaki. Mungkin sekitar 20 menit dari jetty. Ya itung-itung sekalian jalan-jalan lah menyusuri kota Male. Meski kota Male jalanannya sempit dan banyak gedung tinggi, masih ada space kok buat kita pejalan kaki. Tingkat kriminalitas pada turis juga rendah, jadi nggak perlu takut dijambret atau dianiaya, paling dikasih senyuman aja sama mereka, EHAK.

Nggak mau panas-panasan jalan kaki? Bisa naik taxi! Biaya taxi umumnya 25 Rufiyaa, dan jika ada koper atau tas besar lainnya akan di charge sebesar 5 Rufiyaa per tas. Pokoknya pedomannya ini aja, jauh dekat sama aja (karena Male cuman setempongan doang sih, nggak ada jauh-jauhnya hahaha).

Cukup bilang sama supir taxi kalau mau ke pelabuhan Villingili dan selanjutnya naik ferry ke Maafushi. Minta mereka untuk mengantarkan sampai kedalam pelabuhan, karena kalau diturunkan didepan pelabuhan, jalannya cukup jauh coy.

3. Villingili, Male - Maafushi

Transport ferry dari Male ke Maafushi hanya ada 1 kali layar saja, yaitu pada pukul 15.00. Minimal supaya nggak ketinggalan, paling nggak satu jam sebelumnya kita sudah ready di pelabuhan. Ferry lokal ini umumnya mengangkut sembako dan barang-barang masyarakat lainnya. Penampakan kapalnya emang agak serem sih, berbarengan dengan pengangkutan sembako dari Male - Maafushi. Nggak usah heran kalau dalam kapal pun bergelantungan pisang, buah nanas, telur, beras, motor dan barang lainnya. Hehehehe. Namanya aja kapal angkutan, sekalian angkut barang, angkut manusia juga lah. Biaya kapal ferry ini pun hanya 30 Rufiyaa per orang atau 2 USD.

4. Maafushi

Perjalanan dari Male ke Maafushi umumnya ditempuh dalam waktu 1 jam 20 menit. Sesampainya di Maafushi, biasanya pihak hotel akan menjemput kita dengan gerobaknya. Nggak usah heran, karena penggunaan gerobak adalah lazim. Maafushi merupakan pulau kecil, disana nggak banyak kendaraan. Selain itu, seluruh Maafushi pun bisa saja kita telusuri hanya dalam waktu 20 menit.  See? betapa kecilnya pulau ini kan? Makanya nggak perlu lah naik becak karena semuanya bisa sangat mudah dijangkau dengan berjalan kaki.

Maafushi adalah pulau yang cakep banget untuk dikunjungi. Saya suka sunset diujung pulau. Saya suka sunrise yang muncul tepat didepan hotel yang saya tinggali. Saya suka hamparan pasir yang luas, saya suka menikmati pagi dan deburan ombak disini. Di pulau ini.



No comments:

Powered by Blogger.