Royal Pearl Inn, Rekomendasi Hotel Murah - Maldives

Tuesday, April 03, 2018

Hotel Murah Maldives

Liburan ke Maldives nggak harus mahal kok. Sebenernya yang buat liburan di Maldives mahal itu adalah resort. Kalau kita nginep di resort, sudah pasti biaya yang harus kita keluarkan cukup besar. Harga resort paling murah mulai dari dua jutaan per malam sampai tak terhingga. Padahal kalau cuma mau liburan ke Maldives, bawa uang Rp. 5.000.000 udah cukup kok. Nggak percaya?

Makanya nginep di pulau penduduk dan pilih hotel/hostel murah. Eits, murah belum tentu murahan loh. Contohnya pengalaman saya menginap di hotel murah Maldives; Royal Pearl Inn. Lokasinya bukan main, tepat di bibir pantai. Keluar dari pintu hotel pun kita udah ngeliat pantai dan laut sejauh mata memandang. Kalaupun saya dikasih kesempatan untuk pergi ke sini lagi, untuk kedua kali pun saya masih pengen nginep disini.


Maafushi, Maldives



Royal Pearl Inn sebenernya nggak keliatan kaya hotel, mungkin lebih ke hostel. Kalau dilihat dari luar, bentuknya cuma kaya rumah dengan banyak kamar didalamnya. Sebelum jauh cerita tentang hostel, kamar dan service, saya coba cerita ulang mulai dari saya nyampe di Maafushi ya.

Seperti yang saya ceritakan berulangkali di setiap post blog mengenai Maldives, untuk menghemat biaya pengeluran saya sarankan untuk menginap di pulau penduduk. Salah satu pulau tempat saya menginap adalah Maafushi. Hotel/hotel tempat saya menginap memiliki servis yang nggak kalah sama hotel bintang 3. Saya dijemput di pelabuhan Maafushi dan barang diantarkan menggunakan gerobak yang dibawa oleh pihak hostel. Sama, perlakuannya sama kaya hotel bintang 3 yang ada di pulau ini. Mereka pun dijemput pake gerobak, di pelabuhan dan juga barangnya diangkutin ke kamar. Kita? Sama!


Royal Pearl Inn memiliki 2 lantai; lantai bawah terdiri dari 5-6 kamar dan lantai 2 juga kurang lebih. Uniknya, lantai lobby hotel ini masih berlantai pasir. Biar bawa suasana ala-ala pantai kali yah.

Hotel Murah Maldives
Lobby hostel ini sekalian pantry untuk makan. Tempatnya kecil, tapi nyaman sekali.

Waktu pertama kali nyampe, saya disambut oleh Ima. Ima adalah penanggung jawab hotel ini. Jangan remehkan hotel kecil, saya juga disambut dengan welcome drink  loh. Yang mana baru kali ini saya nginep di hotel murah dikasih minuman segala,hahaha. Sambil minum, Ima sambil menjelaskan tentang kondisi geografis Maafushi, peta jalan, peraturan di pulau setempat dan beberepa rekomendasi tempat makan. Tak lupa juga Ima menawarkan paket ekskursi untuk mengisi waktu di Maldives. Ada paket snorkeling, melihat lumba-lumba, makan di sand bank, sampe berkunjung ke resort. Saya dan suami memutuskan untuk ikut paket ekskursi yang ditawarkan Ima, dengan pertimbangan;
  1. Kami nggak perlu repot nyari tour agent lain. Semuanya sudah diuruskan oleh Ima
  2. Pihak hotel jelas bertanggung jawab atas keikut sertaan kami pada trip ini
  3. Kalau misal terjadi sesuatu, komplain bisa dengan mudah ditujukan
  4. Ima memastikan kalau trip ini lebih private dibanding trip lain yang memang harganya lebih murah, tapi nerdesak-desakkan dan kita sulit menikmati perjalanan
  5. Paket sudah termasuk makan siang (GUE HEMAT 20USD MAK!!)
Singkat cerita, saya ikutan ekskursi (snorkeling, melihat lumba-lumba, berenang bareng penyu dan makan siang di sand bank) dengan harga USD25 per orang. Dengan fasilitas lengkap; makan siang, handuk gratis, alat snorkeling dan foto underwater, menurut saya worth it lah. Setelah selesai cerita panjang lebar, Ima pun mengantarkan kami ke kamar. Kamar kami letaknya di lantai 1. 

Saya cukup kaget, kamarnya lebih dari lumayan bagi saya. Harga Rp. 430.000/malam lebih dari cukup untuk dapet fasilitas kamar semacam ini. Kamar terdiri dari 1 king bed, lemari pakaian dilengkapi dengan save deposit box, kaca rias, kulkas, rak jemur handuk/baju dan kamar mandi dengan pilihan; kamar mandi luar dan dalam. Unik! Ya meski kamar mandi luar terlihat seadanya, tapi well effort lah untuk mengesankan tamu.










Untuk keperluan mandi, misal; handuk, shampoo dan sabun semua sudah disediakan oleh pihak hotel Cuma sikat gigi dan odol aja yang nggak ada, kita bisa beli di mini market dekat hotel.

Kalau kalian mau kamarnya dibersihkan, cukup beritau Ima untuk membersihkan kamar dan jangan lupa berikan tip pada petugas yang bersihkan kamar. Btw, ini pengalaman saya waktu meminta kamar dibersihkan. Waktu itu saya miskomunikasi sama suami, saya pikir semua barang berharga sudah disimpan dengan baik, sehingga saya berani menitipkan kunci ke service boy. Ternyata, ditengah kegiatan ekskursi kami, saya baru ngobrol sama suami kalau kamar saya minta untuk dibersihkan. Suami kaget dong, soalnya saya nggak komunikasi dulu sama Beliau, sementara dompet, jam tangan dan barang berharganya tergeletak di meja rias. Akhirnya kena omel-lah saya. Dengan posisi berada ditengah laut, kami berdua pun pasrah kalau seandainya terjadi hal yang nggak diinginkan. Well, setelah pulang ekskursi, saya langsung lari ke kamar dan ngecek semua koper dan barang berharga lainnya. Surprisingly, barang kami aman! Diluar dugaan! Meski hostel kecil, ternyata mereka bisa menjaga kepercayaan kami. Kami benar-benar menghargai kejujuran mereka. Ya meski nggak gede, saya kasih tip USD5 untuk service boy. Thankyou!


Setiap pagi sarapan disediakan mulai dari pukul 07.00 - 09.30. Ima dan rekannya sudah siap sedia menyediakan sarapan sambil menyapa setiap tamu yang datang. Hotel juga menerima pesanan makanan/snack, biasanya Ima akan langsung menginformasikan ketika kita check in. Harganya lebih bisa diterima daripada makan di restoran luar hotel. Pun, porsinya guueeedeee bener! Bisa untuk dua kali makan!

Oya, apapun kebutuhanmu atau kebingungan ketika di Maafushi, silakan tanya pada Ima. Mereka akan bantu apapun kebutuhan kita. Contohnya; saya kebingungan mau beli tiket ferry balik dari Maafushi ke Male. Saya nggak semper searching dimana beli tiket kembali, akhirnya saya tanya sama Ima. Ia pun langsung menawarkan untuk membelikan tiket kami. Tanpa biaya tambahan atau dilebih-lebihkan, tiket ferry pun kami beli dengan harga normal. Atas kebaikan dan kejujuran mereka, wajar kan kalau kita kasih tip? Yes, berikan mereka tip kalau kalain puas dengan service yang diberikan. Saya beri tip USD2. Pemberian tip nggak ada aturannya sih, cuman ya minimal kasih aja USD1. Kalau mau lebih juga boleh, sesuai kemampuan. Seperti yang sudah pernah saya ceritakan pada post sebelumnya :
Peraturan di Maldives Yang Harus Diketahui
Pemberian tip kepada petugas hotel sangat umum dilakukan. Memang menjadi manner untuk selalu memberikan tip. Maka saya sarankan untuk selalu memiliki pecahan kecil baik dalam USD atau Rufiyaa.



Bahkan untuk pulang pun kita diantar ke pelabuhan. Tenang aja, kita nggak bakal geret-geret koper diatas pasir kok. Mereka bertanggung jawab mengantarkan kembali ke pelabuhan. Well, saya amat sangat menikmati pengalaman menginap di Royal Pearl Inn. Ima sangat baik dan selalu membantu, terlebih sangat supel pada setiap tamu yang datang. One day, kalau kalian pergi ke Maldives, saya sangat merekomendasikan untuk menginap disini. 

Enjoy Maafushi!


Royal Pearl Inn, Maafushi - Maldives. <---- Klik link





No comments:

Powered by Blogger.