Baru! Oreo Thins : Lebih Tipis dan Rendah Kalori

Tuesday, May 29, 2018
Oreo Thins

Oreo Indonesia sekarang kedatangan pendatang baru nih; Oreo Thins! Bentuk baru dari Oreo Indonesia ditujukan untuk generasi millenial yang aktif (katanya). Dari namanya aja udah tau kan gimana bentuk varian baru dari Oreo ini? Lebih tipis! Sebenarnya varian ini sudah lebih dulu di luncurkan di luar Indonesia. Hanya saja baru aja diluncurkan dengan dua varian; Tiramisu dan Vanilla Delight.



Oreo Thins : packaging lebih dinamis dan elegan


Oreo Thins

Dari tampilan luarnya aja udah terlihat berbeda dengan Oreo sebelumnya. Kalau sebelumnya packaging Oreo hanya di balut plastik, kali ini juga di bungkus dengan kotak yang dinamis, sehingga terlihat elagan dan cocok di bawa bepergian. Bungkus kotak pun bisa meminimalisir biskuit hancur, apalagi Oreo Thins ini bentuknya lebih tipis dan ramping di banding bentuk Oreo terdahulu. 

Desain kotak pun memberikan wajah Oreo Thins terlihat lebih menarik karena lucu dan unik. Bisa di pajang horizontal ataupun vertikal (lucu'kan?)



Oreo Thins : versi premium dari Oreo


Oreo Thins
Keliatan nggak sih tulisannya?
Dari tulisan di kotak, ini adalah produk dari Cina dan di distribusikan oleh Singapura, Brunei dan Malaysia (pantes di Seven Eleven Singapura bertebaran Oreo versi Thins), jadi Oreo ini di impor dari luar negeri. Dengan tampilannya yang baru, Oreo juga memberikan perubahan pada kandungan kalori yang ternyata lebih rendah 35% dari pendahulunya. Bisa nih jadi salah satu rekomendasi camilan rendah kalori.

Oreo Thins memberikan pengalaman berbeda ketika memakan Oreo, varian rasa yang nggak biasa di suguhkan dengan penampilannya yang baru. Bisa di bayangkan nggak krim tiramisu di padukan dengan kepingan Oreo yang renyah dan legit?

Menurut saya, varian tiramisu terasa enak, nggak terlalu manis dan cocok dipadukan dengan kepingan Oreo. Sementara rasa vanilla delight hampir sama dengan rasa original Oreo, nggak berbeda jauh.

Oreo Thins




Oreo Thins : satu keping sekali lahap


Oreo Thins

Berbeda dengan Oreo versi mini yang juga bisa di makan sekali lahap, ukuran Oreo Thins masih tetap sama dengan produk sebelumnya. Hanya saja lebih ramping dan nggak penuh di mulut. Berat satu kotak oreo aja cuma 95gr dengan jumlah 16 keping, ringan banget'kan?

Satu kotak terdiri dari dua bungkus, masing-masing bungkus berisi 8 keping Oreo Thins. Menurut saya sih ini lebih aman daripada dibungkus lebih panjang, karena semakin panjang bungkusnya maka bisa aja Oreo lebih mudah remuk. Selain itu, kemasan ini ekonomis, biasanya untuk makan makanan manis 'kan nggak selalu bisa langsung dalam jumlah banyak. Nah kalo kemasannya mini begini kan bisa, kalau nggak habis satu masih aman di simpan. Biskuit nggak akan 'masuk angin'.

Oreo Thins

Dari fotonya aja keliatan kan kalau tipis banget. Salah satu keuntungan memiliki bentuk yang tipis adalah makannya nggak terasa 'eneg' jadi bisa habis banyak dalam sekali makan. Pun nggak usah khawatir gendut sih, kan rendah kalori? Jadi makannya pun nggak perlu takut gendut.

Oreo ThinsOreo Thins

Dari dua varian ini, saya lebih suka Oreo Thins Tiramisu. Basically, saya emang suka tiramisu karena ini adalah perpaduan rasa antara susu, coklat dan kopi. Jadi rasa manis krim tiramisu terasa balance karena adanya taste kopi dan kepingan biskuit oreo. Nah Oreo ini sudah di luncurkan di Indonesia dan mulai ramai dijual.

Karena di Sampit susah banget menemukannya, saya membeli via online. Kalau kalian ada yang kepengen juga, saya share  ya link Oreo dimana saya beli. Selamat mencicipi!


2 comments:

  1. Gara2 baca ini, aku lgs inget kemarin belanja bulanan beli oreo thin, dan blm sempet aku makan hahahaha.. Lgs nyari mba. Aku beli yg tiramisu, krn mikirnya yg vanilla kyknya sama aja ama yg ori. Ternyata bener yaa. . Iyaaa, enakan yg tipis begini mba drpd yg biasa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak, yang vanila rasanya biasa aja, sama kaya yang biasanya. Lebih enak tiramisu ehhehe

      Delete

Powered by Blogger.