Makanan Wajib Kalau ke Banyuwangi, Coba Rujak Soto di Waroeng Kemarang

Thursday, October 04, 2018
Waroeng Kemarang Rujak Soto Banyuwangi

Seperti postingan saya di instagram, Kuliner khas Banyuwangi yang populer itu ada 2; rujak soto dan durian merah, Kali ini saya mau rekomendasikan rujak soto dulu. Mungkin kedengerannya aneh ya, rujak kok di kasih soto. Pertama kali dengar menu makanan ini kaya :

"Dih gimana rasanya?"
"Emang enak gitu?"
"Beneran ada?"

Nggak percaya? Sama! Pertama kali saya denger menu ini juga ngira kalau saya di bohongin. Mana ada rujak soto, gimana rasanya, yekan? Pasti deh aneh, kayaknya nggak cocok deh. Percayalah, itu hanya asumsi pribadi kita. Di coba aja dulu.



Ngomongin Banyuwangi

Saya dulu besar di Banyuwangi, sejak umur 5 tahun sudah mondar-mandir Banyuwangi-Kalimantan. Kalau dulu Banyuwangi nggak begitu terkenal karena mungkin masih sebuah daerah berkembang di daerah bagian paling timur pulau Jawa, tapi setelah di pimpin oleh Pak Anas, Banyuwangi di kenal banyak orang dan menjadi salah satu destinasi liburan populer di Jawa Timur. Sekarang banyak banget daerah wisata yang di kembangkan dan Banyuwangi kerap mengadakan festival budaya untuk menarik peminat wisatawan.

Ketika masih kecil, saya sering ke Banyuwangi, di sana masih sepi. Wisata yang paling di kenal cuma Pantai Grajagan dan Pulau Merah. Kalau sekarang di tanya mau kemana? Jawabannya panjang! Banyak daerah wisata yang mulai di eksplor dan di bangun oleh pemerintah. Pemerintah yang sekarang sangat menyadari bahwa sektor wisata cukup membantu pendapatan daerah dari datangnya para turis, baik dalam dan luar negeri.

Tempo hari sempat ngobrol sama warga Banyuwangi, mereka bilang gini;
"Dulu kalau di tanya orang dari mana? Jawabnya malu-malu, Banyuwangi. Orang-orang pada nggak tau. Kalau sekarang, dengan percaya diri aku bilang 'saya dari Banyuwangi'. Semua orang udah pada tau di mana Banyuwangi".



Di Banyuwangi ada apa? Ada rujak soto!

Sesuai namanya, rujak soto adalah rujak yang di siram kuah soto. Iya, rujak yang pake saus kacang. Seperti rujak pada umumnya, kuah kacang, petis, sayur, lontong, tahu dan tempe. Ada pilihan juga, isinya babat, ayam atau cingur. Lalu di siram dengan kuah soto.

Soto yang di gunakan adalah soto Jawa, Lamongan; kuah kuning dan rasanya gurih karena kaya akan rempah. Biasanya sih bahan yang di gunakan adalah bawang merah dan putih, kemiri, kunir, laos, daun salam dan bumbu lengkap lainnya. Nah kuah yang rich ini menambah 'kekayaan' rasa dari rujak soto itu sendiri.

Tekstur kuah jadi kental dan penuh rempah, tapi nggak enek. Rasa petis, gurihnya kuah dan manisnya saus kacang menggelegar di dalam mulut! BOOM!



Waroeng Kemarang, rekomendasi warung makan rujak soto

Lokasi Waroeng Kemarang ini satu jalur dengan arah ke wisata Kawah Ijen (salah satu lokasi wisata populer di Banyuwangi). Nah jadi kalau kebetulan mau ke Kawah Ijen, harus sempetin mampir di Kemarang. Lokasinya asri, dekat dengan sawah dan semi outdoor. Jadi di sana kita bisa menikmati rujak soto sambil menikmati semilir angin pedesaan.

Waroeng Kemarang Rujak Soto Banyuwangi

Waroeng Kemarang Rujak Soto Banyuwangi

Yang uniknya lagi dari kemarang adalah, di sana ada live music. Bukan, bukan lagu pop, rock ataupun country tapi lagu gandrung! Nah bagi yang belum tau, Banyuwangi ini terkenal dengan tembang Banyuwangi yang mendayu-dayu. Di Kemarang, kita di hibur dengan penampilan musik tradisional ala Banyuwangi. Duh, makin Njawi.

Waroeng Kemarang Rujak Soto Banyuwangi


Waroeng Kemarang Rujak Soto Banyuwangi

Surabi atau Serabi

Ini adalah surabi Banyuwangi, tipis dan agak manis. Di sajikan dengan gula merah dan parutan kelapa. Mirip dengan surabi Solo dan Jogja yang di sajikan kering tanpa kuah.

Waroeng Kemarang Rujak Soto Banyuwangi
Rujak Soto

Nah ini adalah rujak soto yang saya bicarakan dari tadi. Penampilannya mirip soto aja kan? Hanya ketika di aduk, barulah terlihat saus kacang yang sebelumnya menyelimuti rujak lontong ini. Saya memesan rujak soto babat. Babatnya lumayan banyak dan kuahnya enak banget.

Sayang, porsinya terlalu kecil bagi saya yang sudah melakukan perjalanan cukup jauh. Kalau begini porsinya, saya harus pesan dua supaya kenyang, hehehe. Itu tentang porsi, kalau tentang rasa, sudah cukup ciamik lah! Saya suka sekali! Apalagi di tambah dengan adanya kerupuk! Waaaaa nikmat!

Untuk harga satu mangkok rujak soto babat kita hanya perlu membayar Rp. 15.000, sementara untuk satu porsi serabi di bandrol dengan harga Rp. 3.000. Gimana? Cukup murah kan? Dengan lokasi dan pemandangan yang indah, serta makanan yang sangat nikmat, menurut saya harga segitu amat sangat murah! WORTH TO TRY BANGET! *oke ini capslock jebol*


Lokasi Waroeng Kemarang

Letaknya agak sedikit masuk ke desa, tapi masih mudah untuk di temukan. Kondisi jalannya pun mulus, se-mulus muka adek yang tiap hari melakukan 11 step skincare (iyain aja). Dalam perjalanan ke sini, di jamin deh kalian nggak akan bosan, karena di sepanjang perjalanan kita akan di suguhkan pemandangan sawah dan cahaya sinar matahari yang indah banget. Di jamin bikin;

"Waaahh....."
"Waaahhh....."
"Wiii bagus....."
"Aduh jurang........"

Gak ding, cuman emang agak sedikit menanjak sih, tapi adegan ini nggak akan panjang kok. Tenang.

Tanpa perlu takut nyasar, kalian bisa ke sini dengan mudah karena lokasinya udah ada di Google Maps, sila di klik sebagai panduan menuju lokasi. Sila mencoba dan selamat menikmati!


No comments:

Powered by Blogger.